Perbedaan Saham dan Obligasi

Perbedaan saham dan obligasi – Kali ini kita akan belajar ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi sangat penting karena banyak yang sangat erat dengan kehidupan kita sehari-hari. Ilmu ekonomi sangat perlu diteraplan dalam kehidupan ekonomi kita sehari-hari.

Guys, kali ini kita akan membahas tentang perbedaan saham dan obligasi yang mana masih banyak yang belum mengerti. Bagi masyarakat umum yang tidak berkecimpung di dunia perusahaan mungkin mendengar istilah ini hanya di beberapa berita atau media massa. Kita sering mendengar dua istilah ini pada topik pasar bursa efek. Banyak yang belum mengerti tentang saham dan obligasi. Namun sebelumnya kita harus paham dulu apa pengertian saham dan apa itu obligasi.

pasar-modal-saham-dan-obligasi

Pengertian Saham

Saham adalah satuan nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen finansial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan. [sumber: wikipedia]

Pengertian Obligasi

Obligasi adalah suatu istilah yang digunakan dalam dunia keuangan yang merupakan suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. [sumber: wikipedia]

Perbedaan Saham dan Obligasi

Berikut adalah tabel perbedaan saham dan obligasi

No Saham Obligasi
1 Merupakan tanda bukti kepemilikan sebuah perusahaan Sebagai bukti pengakuan utang
2 Jangka waktunya tidak terbatas Jangka waktu terbatas, memiliki hari hatuh tempo yang ditentukan
3 Pemegang saham mendaoat penghasilan disebut dividen dengan frekuensi yang tidak menentu Tingkat bunga dan periode pembayaran sudah ditetapkan
4 Dividen dibayar dari laba perusahaan, potensi laba perusahaan sulit ditaksir Baik perusahaan untung maupun rugi bunga dan pokok pinjaman wajib dibayar
5 Dari sisi perpajakan, dividen merupakan bagian laba perusahaan setelah dikenai pajak Bunga obligasi terlebih dahulu dikeluarkan sebagai biaya sebelum pajak diperhitungkan
6 Nilai saham sangat fluktuatif dan sensitif pada kondisi makro dan mikro Nilai obligasi relatif stabil namun sensitif terhadap tingkat bunga dan inflasi
7 Pemegang saham memiliki hak suara pada perusahaan (RUPS) Pemegang obligasi tidak memiliki hak suara pada perusahaan
8 Jika terjadi likuidasi (pembubaran perusahaan) maka pemegang saham memiliki klaim yang inferior (kebagian sisa-sisa hasil pembubaran) Jika terjadi likuidasi (pembubaran perusahaan) pemegang obligasi memiliki klaim terlebih dahulu terhadap assets perusahaan

Demikian ulasan singkat tentang perbedaan saham dan obligasi yang bisa menambah wawasan bagi kita semua.

Leave a Reply

*