Penyakit Jantung dan Stroke di Negara Anti Rokok Menurun Drastis

Di beberapa negara seperti Selandia Baru, Amerika, Jerman dan beberapa negara lainnya telah menerapkan undang-undang larangan merokok. Di Negara-negara tersebut ternyata mampu mengurangi warganya berkunjung ke rumah sakit secara drastis. Sebuah penelitian menemukan berbagai penyakit seperti serangan jantung, stroke dan berbagai penyakit pernapasan seperti asma dan emphysema secara dramatis berkurang di negara anti rokok.

anti rokokCirculation American Heart Association menyatakan rata-rata 16 persen penderita stroke menurun di rawat inap rumah sakit. Sedangkan penderita penyakit pernapasan seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronik menurun sebanyak 24 persen.

Di Inggris Departemen Kesehatan menyatakan penyakit serangan jantung anjlok hingga 10 persen dalam setahun setelah larangan itu diberlakukan pada bulan Juli 2007

Penurunan serupa juga terjadi di Skotlandia, di mana studi lain menemukan penurunan 14 persen pada setahun setelah larangan itu dierlakukan di sana.

Sekitar 275.000 orang menderita serangan jantung di Inggris, dengan 146.000 orang meninggal setiap tahunnya.

Di beberapa negara telah memberlakukan pembatasan merokok. Selain larangan merokok di kawasan umum, kemasan standar bungkus rokok juga menjadi cara yang efektif untuk mengurangi daya ketertarikan terhadap tembakau.

Sumber: dailymail

Leave a Reply

*