Contoh Batuan Sendimen / Endapan

Contoh batuan sendimen – Setelah sebelumnya membahas tentang batuan baku, kali masih dalam tema bahasan jenis batuan yaitu batuan sendimen. Apa itu batuan sendimen? Sering juga disebut dengan batuan aendapan, batuan sendimen adalah salah satu dari 3 kelompok batu yang batuan ini terbentuk karenan pengendapan atau hasil pelapukan dan pengikisan batuan yang dihanyutkan oleh air atau terbawa oleh tiupan angin. Kemudian endapan ini menjadi keras karena tekanan atau ada zat-zat yang merekat pd bagian-bagian endapan tersebut.

Contoh batuan sendimen

Danxia Landform

Danxia Landform

Berikut ini adalah beberapa contoh batuan sendimen atau batuan endapan:

Konglomerat

batu konglomerat

Batuan konglomerat terbentuk oleh bahan-bahan yang lepas karena gaya beratnya menjadi terpadatkan dan terikat. Batuan ini dapat dilihat melalui material kerikil-kerikil bulat, batu-batu dan pasir yang merekat satu sama lainnya.

Batuan konglomerat sering dimanfaatkan untuk bahan material bangunan.

Batu pasir

batu pasir

Proses terbentuknya sama dengan batuan konglomerat, hanya sakja batu pasir tersusun oleh butiran-butiran pasir sehingga warnanya bisa abu-abu, kekuningan dan kemerahan.

Batu pasir sering digunakan dalam pembuatan kaca atau gelas dan juga digunakan sebagai bahan konstruksi bangunan.

Batu gamping

batu gamping

Contoh batuan sendimen selanjutnya adalah batuan gamping atau sering juga disebut dengan batu kapur. Batu ini terbentuk oleh cangkang binatang lunak seperti siput, kerang, dan binatang laut yang telah mati. Rangkanya yang terbuat dari kapu tidak akan musnah, tapi memadat dan membentuk batu kapur. Teksturnya agak lunak dengan warna khas keabu-abuan dan jika ditetesi asam akan membentuk karbon dioksida.

Batu gamping merupakan bahan utama dalam pembuatan semen.

Breksi

Batu Breksi

Batu breksi terbentuk oleh pecahan-pecahan yang berasalah dari letusan gunung berapi yang terlempar tinggi di udara dan mengendap di suatu tempat.

Batuan ini sering digunakan sebagai kreasi kerajinan dan juga ada yang menggunakan sebagai bahan bangunan.

Batu serpih

batu serpih

Batu serpih terbentuknya juga dari bahan-bahan yang lepas dan halus laulu terpadatkan dan terikat karena gaya berat. Batu serpih memiliki ciri-ciri seperti lunak, berbau tanah liat, butir-butir batuannya halus dan bisa berwarna hitam, hijau merah, kuning dan abu-abu.

Stalaktit dan stalagmit

stalagmit dan stalaktit

 

Kalau kamu pernah pergi ke goa atau tebing-tebing di sungai pasti pernah menemukan keindahan batu yang berbentuk seperti aliran air yang menetes. Nah itu dia yang disebut dengan stalaktit dan stalagmit.

Prosesen pembentukan stalaktit dan stalagmit yaitu dari air yang larut di daerah karst akan masuk ke lobang-lobang (doline) kemudian turun ke gua dan menetes-netes dari atap gua ke dasar gua. Tetesan-tetesan air yang mengandung kapur yang lama-kelamaan kapurnya membeku dan menumpuk sedikit demi sedikit lalu berubah menjadi batuan kapur dengan bentuk yang runcing dan indah.

Batu lempung

batu lempung

Contoh batuan sendimen yang terakhir adalah batu lempung. Batu lempung terbentuk melalui proses pelapukan dan diagenesa. Batu lempung biasanya berwarna coklat, keemasan dan abu-abu.

Batu lempung sering diolah menjadi kerajinan seperti gerabah, vas bunga. dll.

Selain jenis batuan beku dan sendimen masih ada satu jenis batuan lagi lagi yaitu batuan metamorf. Demikian materi geologi tentang ulasan contoh contoh batuan sendimen, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

*